Kalian tidak memiliki sesuatu penyakit,
Penyakit yang apabila menyentuh seseorang,
Maka akan membuat seseorang itu berhenti maju,
Atau bahkan hancur.
Penyakit yang akan membuat orang di sekitar kalian,
Membenci kalian.
Membenci kalian.
Penyakit yang biasa menyentuh,
Orang-orang banyak ilmu.
Penyakit yang biasa menyentuh,
Orang-orang kaya.
Penyakit yang biasa menyentuh,
Orang-orang yang berkuasa.
Orang-orang banyak ilmu.
Penyakit yang biasa menyentuh,
Orang-orang kaya.
Penyakit yang biasa menyentuh,
Orang-orang yang berkuasa.
Penyakit apakah itu?
SOMBONG...!!
Orang yang sombong,
Maka apabila ada orang yang menasehatinya maka ia berkata
"Huh, sudah tau"
"Ah basi"
"Sok tau kamu"
Maka apabila ada orang yang menasehatinya maka ia berkata
"Huh, sudah tau"
"Ah basi"
"Sok tau kamu"
Atau manakala ia ikut mentoring,
Ia tak menghargai mentor yang sedang berbicara,
Ia sibuk sms'an manakala mentoring,
Ia memandang ke arah kiri dan tersenyum meremehkan,
Dalam hatinya berkata
"Basi, saya sudah tau"
Ia tak menghargai mentor yang sedang berbicara,
Ia sibuk sms'an manakala mentoring,
Ia memandang ke arah kiri dan tersenyum meremehkan,
Dalam hatinya berkata
"Basi, saya sudah tau"
Atau manakala ada temannya yang bertanya,
Maka ia tersenyum meremehkan,
Dalam hatinya berkata
"Goblok itu aja gak tau"
Maka ia tersenyum meremehkan,
Dalam hatinya berkata
"Goblok itu aja gak tau"
Itu lah sombong....
Penyakit ini apabila di pelihara terus,
Akan berakibat sangat fatal.
Penyakit ini apabila di pelihara terus,
Akan berakibat sangat fatal.
Maka dari itu,
Saya harap kalian jangan sampai memiliki sifat ini.
Ini adalah sifat setan.
Jangan sampai.
Saya harap kalian jangan sampai memiliki sifat ini.
Ini adalah sifat setan.
Jangan sampai.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ {18}
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (QS. An Nahl: 23)
Haritsah bin Wahb Al Khuzai’i berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ قَالُوا بَلَى قَالَ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ
“Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur(sombong).“ (HR. Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853).
Dosa Pertama Iblis
Sebagian salaf menjelaskan bahwa dosa pertama kali yang muncul kepada Allah adalah kesombongan. Allah Ta’ala berfirman,
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لأَدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الكَافِرِينَ {34}
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir“ (QS. Al Baqarah:34)
Qotadah berkata tentang ayat ini, “Iblis hasad kepada Adam ‘alaihis salaam dengan kemuliaan yang Allah berikan kepada Adam. Iblis mengatakan, “Saya diciptakan dari api sementara Adam diciptakan dari tanah”. Kesombongan inilah dosa yang pertama kali terjadi . Iblis sombong dengan tidak mau sujud kepada Adam” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/114, cet al Maktabah at Tauqifiyah)

0 komentar:
Posting Komentar